SIB news network
SIB news network's Channel
 
 
DI TENGAH SERANGAN ISRAEL, IRAN DIGUNCANG GEMPA
673
Love and Betrayal Behind El Mencho's Death
6,466
2700 LEBIH KANTOR CABANG BANK DI INDONESIA TUTUP
5,333
 
SIB NEWS UPDATE
SIB TV
Video
 
SIB news network
Your channel viewers will see links here, including "subscribe" and "add as friend".
Profile
 
Name
SIB news network
Description
Official YouTube of harianSIB.com

HarianSIB.com adalah platform berita online yang didirikan pada 19 April 2000 oleh PT Sinar Indonesia Baru di Medan. Berawal dari koran terkemuka Harian SIB, yang terbit sejak 9 Mei 1970, oleh pendirinya DR GM Panggabean, kami menyajikan berita cepat dan tepercaya dengan moto "Demokrasi, Persatuan, dan Pembangunan."

Di YouTube, nikmati konten menarik seperti podcast SIBlah dan berita terbaru.

Redaksi: Jl. Brigjen Katamso No. 66 AB, Medan Maimun, Medan, Sumut, Indonesia.
Wa: 08116159999
Subscribers
101K
Subscriptions
Recent Activity  
SIB news network Rakernas V MPK Indonesia Resmi Ditutup, Ketua Umum dan Panitia Apresiasi Dukungan Pemkab Taput Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia resmi ditutup Ketua Umum MPK Indonesia, Handi Irawan, MBA, M.Com, di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (16/10/2026) sore. Penutupan Rakernas yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan Kristen di Indonesia. Selain mengevaluasi dan menuntaskan agenda organisasi, kegiatan ini juga menyoroti perjuangan pemenuhan hak tenaga pendidik keagamaan Kristen, termasuk dukungan anggaran bagi guru untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ketua Umum Panitia Rakernas V MPK Indonesia, Dr. RE Nainggolan, MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang telah memberikan dukungan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Ia juga mengapresiasi Pengurus Harian MPK serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Rakernas di Tarutung. “Kami bersyukur seluruh agenda Rakernas V MPK dapat diselesaikan dengan baik selama dua hari pelaksanaan,” ujarnya. RE Nainggolan juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum, Sekretaris Jenderal dan seluruh Pengurus Harian MPK atas kepercayaan yang diberikan kepada Tapanuli Utara sebagai tuan rumah. Menurutnya, keputusan membawa kegiatan nasional tersebut ke Tarutung menjadi kesempatan berharga bagi daerah untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki kepada masyarakat luas. Ia mengungkapkan, Bupati Tapanuli Utara menegaskan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab MPK, melainkan juga pemerintah daerah sebagai tuan rumah. Dukungan pemerintah kabupaten dinilai mencerminkan komitmen bersama dalam menyukseskan agenda nasional sekaligus mendorong pengembangan daerah. RE Nainggolan berharap Pemkab Taput semakin sukses dalam menjalankan pembangunan, sementara Tarutung terus berkembang sebagai kota wisata rohani. Ia juga mengapresiasi kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Wakil Bupati Toba, serta jajaran pejabat pemerintah pusat dan provinsi dalam pembukaan Rakernas. Menurutnya, kehadiran para pejabat tersebut diharapkan memperkuat sinergi dalam pembangunan Sumatera Utara dan peningkatan mutu pendidikan pada masa mendatang. Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka, katanya, menjadi kenangan berharga bagi masyarakat Tapanuli Utara. Menutup sambutannya, RE Nainggolan menyampaikan pantun sebagai ungkapan harapan agar para peserta tetap mengingat Tapanuli Utara. “Jalan-jalan ke Kota Raja, banyak tumbuh pohon cemara. Ke mana pun ibu dan bapak berada, jangan pernah lupakan Tapanuli Utara,” ucapnya. Ketua Umum MPK Apresiasi Tuan Rumah Ketua Umum MPK Indonesia, Handi Irawan, dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tapanuli Utara yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan nasional itu hingga berjalan sukses. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia atas kerja kerasnya serta kepada para peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan Rakernas. Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh agenda kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, yang juga menjabat Ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari di Tapanuli Utara. “Kami sangat bersyukur dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada MPK Pusat dan Provinsi yang telah memberikan kesempatan kepada Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, untuk menjadi tuan rumah Rakernas V MPK ini,” ujarnya. Deni juga mengajak seluruh jajaran MPK dan peserta Rakernas untuk terus mendukung serta mendoakan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara agar mampu menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dirjen Bimas Kristen Soroti Kesejahteraan Guru Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd., menyoroti pentingnya keberadaan Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen (SPKK), terutama di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak tenaga pendidik keagamaan Kristen melalui koordinasi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), DPR RI, serta sejumlah kepala daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperjuangkan tambahan anggaran melalui APBD kabupaten dan kota agar semakin banyak guru dapat mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG). Jeane mengaku memahami berbagai kendala yang dihadapi para guru di sekolah-sekolah Kristen. Pengalamannya sebagai mantan guru agama Kristen membuatnya memahami kebutuhan tenaga pendidik, terutama terkait kesempatan memperoleh pendidikan profesi. “Kami memahami kondisi yang dihadapi para guru di sekolah-sekolah Kristen karena saya juga dulunya pernah menjadi guru agama Kristen. Berbagai upaya telah kami lakukan, tetapi hingga saat ini belum ada kepastian. Kami akan tetap berusaha agar anggaran tambahan tersebut dapat direalisasikan,” ujarnya. Ia menjelaskan, pihaknya telah meminta dukungan pemerintah pusat, gubernur, bupati dan wali kota agar pemerintah daerah turut mengalokasikan anggaran untuk membantu guru mengikuti PPG. Dari sekitar 85.000 guru yang menjadi sasaran program, dukungan anggaran yang tersedia saat ini masih terbatas. Sementara itu, berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, sebanyak 460 guru direncanakan mengikuti PPG pada 2021. Di sisi lain, terdapat sekitar 7.000 guru yang telah dinyatakan lulus verifikasi berkas. Karena itu, upaya memperjuangkan tambahan anggaran terus dilakukan agar lebih banyak guru yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti program tersebut. “Kami akan terus memperjuangkan ketersediaan anggaran, termasuk melalui pengajuan anggaran tambahan ke APBD di beberapa daerah agar semakin banyak guru yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti PPG,” katanya. Usai menyampaikan sambutan, Jeane Marie Tulung menerima cinderamata dari Ketua Umum Panitia Rakernas V MPK Indonesia, RE Nainggolan, bersama Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapanuli Utara. Penutupan Diawali Ibadah Bersama Rangkaian acara penutupan Rakernas V MPK Indonesia diawali dengan ibadah bersama yang mengusung tema “Fructus in Altum Fide”, yang berarti “Berbuah dalam Kedalaman Iman”. Tema tersebut diangkat dari Kitab 1 Raja-raja 10:4–6. Ibadah dilayani oleh Pdt. Bambang Jonan yang menyampaikan khotbah dan refleksi mengenai kedalaman hikmat Raja Salomo. Kegiatan penutupan turut dihadiri Konsul Kehormatan Republik Korea untuk Sumatra sekaligus tokoh Sumatera Utara, Dr. Parlindungan Purba, SH, MM; Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Henry Maraden Sitompul, M.Si; unsur Forkopimda Tapanuli Utara; pimpinan perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara; pimpinan gereja; serta peserta Rakernas MPK dari berbagai daerah di Indonesia. Berakhirnya Rakernas V MPK Indonesia di Tarutung diharapkan semakin memperkuat kerja sama antara MPK, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan pendidikan Kristen serta memperjuangkan peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia.(*) #RakernasVMPK #MPKIndonesia #TapanuliUtara #Tarutung #PendidikanKristen #GuruKristen #PendidikanProfesiGuru #PPG #KementerianAgama #RENainggolan #DeniParlindunganLumbantoruan #HandiIrawan #snn (2 hours ago)
 
 
SIB news network Panitia dan Bupati Taput Audiensi ke SIB Rakernas V MPK Indonesia Digelar di Taput, 250 Peserta dari Seluruh Indonesia Akan Jelajahi Situs Kekristenan dan Destinasi Wisata Tanah Batak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Persekutuan Kristen Indonesia (MPK Indonesia) akan digelar pada 15–18 Oktober 2026 di Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan nasional ini diperkirakan diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Taput menjadi momentum penting untuk memperkenalkan sejarah Kristenan di Sumut, sekaligus mempromosikan berbagai situs sejarah dan wisata rohani yang tersebar di daerah tersebut. Ketua DPW MPK Sumut Dr RE Nainggolan bersama unsur pengurus dan panitia Rakernas beraudiensi ke Kantor SIB, Senin (12/10/2026), Jalan Brigjen Katamso Medan. Rombongan diterima Kepala Biro Redaksi Medan 1 Martohap Simarsoit, SH, MH. Para pengurus MPK Indonesia Sumut terdiri dari Dr RE Nainggolan, Sanggam Hutagalung, Adryana Sitanggang, Safitra Tambunan, Veronika Sitanggang, Parlin Marpaung, Kasman Sembiring, Mangapul Sinaga, Chandra Silalahi, Dana Barus dan Jadi Pane. Hadir juga pembina panitia yang juga Bupati Taput Dr JTP Hutabarat. Dr RE Nainggolan mengatakan, penetapan Tapanuli Utara sebagai lokasi Rakernas karena memiliki nilai historis yang kuat dalam perjalanan penyebaran agama Kristen termasuk melalui kiprah para misionaris seperti Dr IL Nomensen, Samuel Munson, Henry Lyman dan sejumlah penginjil lainnya. Keinginan menjadikan Taput tuan rumah, katanya, telah disampaikan sejak pelaksanaan Rakernas IV di Bali. Pihaknya bahkan menegaskan kesediaan menjadi tuan rumah apabila kegiatan tersebut dilaksanakan di Tarutung. “Tujuannya agar masyarakat di seluruh Indonesia, bahkan dunia, mengetahui bahwa Tapanuli Utara memiliki sejarah penting dalam perjalanan kekristenan, khususnya di Sumatera Utara,” ujarnya. Sejumlah lokasi bersejarah dan wisata rohani yang diharapkan dapat dikunjungi peserta Rakernas antara lain Huta Damai, Salib Kasih, Siatas Barita, Seminarium Sipoholon, Pearaja, malam Munson dan Lyman di Lobupining, Kecamatan Adiankoting, malam Dr IL Nomensen di Sigumpar Toba serta sejumlah kawasan bersejarah lainnya di Tapanuli Utara. Panitia juga akan singgah ke kampus Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (Unita) di Silangit. Karena Kampus Unita termasuk kawasan bersejarah yang patut dikunjungi. Panitia menilai, kehadiran peserta dari berbagai daerah tidak hanya memberikan manfaat bagi penguatan organisasi, tetapi juga membuka peluang untuk memperkenalkan potensi wisata rohani dan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Rakernas V MPK Indonesia juga dinilai memiliki arti khusus karena menjadi salah satu agenda nasional terakhir sebelum pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) MPK Indonesia pada 2027 di Jakarta. Antusiasme peserta juga terlihat dari rencana kedatangan delegasi yang dijadwalkan mulai 13 dan 14 Oktober 2026. Sebagian peserta diperkirakan baru meninggalkan Taput pada 20 Oktober 2026, karena ingin memanfaatkan waktu untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan situs rohani di daerah itu. Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari kalangan masyarakat Batak, tetapi juga dari berbagai latar belakang suku dan daerah, termasuk Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa. "Panitia berharap Rakernas V dapat memperkuat persatuan, integritas, serta komitmen organisasi dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Kehadiran MPK Indonesia juga diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku," ucap RE. RE Nainggolan turut menyampaikan apresiasi kepada media SIB News Network yang selama ini memberikan dukungan terhadap kegiatan dan program organisasi. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan MPK Indonesia kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, menurutnya, Tapanuli Utara diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu kawasan penting dalam sejarah kekristenan di Indonesia sekaligus sebagai destinasi wisata rohani yang memiliki nilai sejarah dan budaya. Bupati Taput Dr JTP Hutabarat mengatakan, Pemkab Taput menyatakan kesiapan penuh mendukung dan menyukseskan Rakernas MPK. Kegiatan berskala nasional ini dinilai menjadi momentum strategis memperkenalkan sejarah kekristenan, budaya Batak, serta potensi wisata religi di Tanah Batak kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pria yang akrab disapa JTP ini menegaskan, dukungan terhadap Rakernas didasari posisi daerah tersebut sebagai salah satu pusat perkembangan atau titik nol peradaban kekristenan di Tanah Batak. Menurutnya, kegiatan MPK memiliki nilai strategis karena menghadirkan perwakilan umat Kristen dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran para peserta menjadi kesempatan bagi Tapanuli Utara untuk memperkenalkan hubungan erat antara budaya Batak dan perkembangan kekristenan. “Ketika berbicara tentang kekristenan, salah satu hal yang perlu kita perkenalkan adalah bagaimana budaya Batak menerima dan berkembang bersama kekristenan. Sejumlah situs bersejarah menjadi bukti perjalanan tersebut,” ujarnya. Ia menjelaskan, Taput memiliki berbagai peninggalan sejarah kekristenan yang berpotensi dikembangkan sebagai objek wisata religi. Di antaranya, Salib Kasih, gereja-gereja tua, serta makam para misionaris yang memiliki nilai sejarah penting bagi perkembangan kekristenan di Tanah Batak. Situs-situs tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata religi yang memiliki nilai edukasi dan sejarah. “Tujuan kami bukan hanya menyukseskan kegiatan ini, tetapi juga memperkenalkan sejarah kekristenan dan kekayaan budaya Batak kepada para peserta dari berbagai daerah,” ungkap JTP. Untuk mendukung kelancaran Rakernas V MPK, Pemkab Taput membentuk kepanitiaan daerah diketuai Wakil Bupati Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan. Pemda juga menyiapkan sistem penyambutan dan pendampingan bagi para peserta. Setiap daerah yang mengirimkan perwakilan direncanakan mendapatkan pendamping dari panitia lokal agar kebutuhan peserta selama kegiatan dapat terlayani dengan baik. Persiapan transportasi turut menjadi perhatian. Panitia telah melakukan simulasi penjemputan dengan melibatkan sejumlah bus besar dan bus berukuran lebih kecil guna mengantisipasi kedatangan peserta dalam waktu bersamaan. Kesiapan panitia telah mencapai sekitar 80 persen. Sejumlah hal teknis masih terus dimatangkan, termasuk susunan acara, pengaturan transportasi, pelayanan peserta, dan pembagian lokasi kunjungan wisata. Selain memperkenalkan sejarah kekristenan, Rakernas V MPK juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat, terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai berpotensi menggerakkan perekonomian lokal melalui penjualan produk kerajinan, pakaian tradisional, serta makanan khas daerah. Pemerintah daerah mendorong agar kekayaan kuliner Tapanuli Utara ditampilkan secara lebih beragam. Promosi makanan khas tidak hanya terpaku pada satu jenis hidangan, tetapi juga mencakup berbagai kuliner lain yang mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat Batak. Ibadah di Salib Kasih menjadi salah satu hal yang perlu difasilitasi, termasuk pengaturan kendaraan dan akses menuju lokasi. Panitia juga mempertimbangkan kemungkinan pelaksanaan olahraga bersama yang dapat dilanjutkan dengan kegiatan ibadah sesuai jadwal yang disepakati. Sementara itu, kunjungan wisata akan diatur berdasarkan pembagian kelompok peserta. Langkah ini diperlukan untuk menghindari penumpukan kendaraan dan memastikan setiap rombongan dapat mengunjungi lokasi yang telah ditentukan dengan nyaman. "Pemkab Taput akan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta," tegas JTP. Mewakili Pemimpin Umum Harian SIB Ir GM Chandra Panggabean dan Pemred GM Immanuel Panggabean, BBA, Kepala Biro Redaksi SIB Medan 1 Martohap Simarsoit berterima kasih atas kunjungan panitia ke kantor SIB. Martohap mengatakan, Harian SIB, khususnya SIB News Network (SNN), akan mendukung pelaksanaan Rakernas lewat pemberitaan. "Semoga Rakernas berjalan lancar, diberi Tuhan cuaca yang baik," ungkap Martohap. (*) #rakernasvmpk #majelispersekutuankristenindonesia #hariansib #tapanuliutara #renainggolan #jtphutabarat #situskekristenan #tanahbatak (4 days ago)
 
 
SIB news network Pemkab Taput Usulkan Lahan Kampus UNITA sebagai Percontohan Bawang Putih dalam Rakor Bersama Ditjen Hortikultura Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput), mengusulkan lahan pertanian terpadu milik Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) sebagai lokasi percontohan pengembangan bawang putih. Usulan itu disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementerian Pertanian. Usulan tersebut disampaikan Wakil Bupati Taput, Deni Parlindungan Lumbantoruan saat menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Bawang Putih Tahun 2026 dan Persiapan Tahun 2027 di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (7/10/2026). Dikutip dalam keterangan resmi Pemkab Taput, Kamis (8/10/2026) Deni hadir didampingi Kepala Dinas Pertanian Taput Viktor Freddy Siagian. Rapat dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya. Pertemuan itu membahas pengembangan kawasan bawang putih tahun 2026 serta persiapan tahun 2027 untuk mendukung swasembada bawang putih di Sumatera Utara. Selain melalui kelompok tani, Pemkab Taput mendorong pemanfaatan lahan pertanian terpadu milik perguruan tinggi sebagai lokasi percontohan. Dari sekitar 12 hektare lahan yang tersedia, Pemkab mengusulkan sekitar 2 hektare untuk percontohan pengembangan bawang putih. Benih untuk lahan tersebut akan disediakan Kementerian Pertanian. Pada 2026, Taput menerima bantuan pengembangan kawasan bawang putih seluas 20 hektare. Lahan itu tersebar di 16 kelompok tani yang berada di 8 kecamatan. Pada 2027, alokasi untuk Taput naik menjadi 130 hektare. Deni mengatakan, Pemkab Taput telah melakukan survei dan siap melaksanakan program tersebut melalui kelompok tani. "Untuk tahun ini kita sudah melakukan survei dan siap untuk 20 hektare yang akan didistribusikan di 16 kelompok tani. Untuk tahun depan kita mendapat 130 hektare dan bahkan mungkin bisa bertambah," kata Deni. Pemkab Taput juga melihat potensi pengembangan di lahan lain. Salah satunya peluang pemanfaatan lahan Areal Penggunaan Lain (APL) sekitar 6.000 hektare, dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Deni menegaskan komitmen Pemkab Taput mendukung swasembada bawang putih. Upaya itu dilakukan melalui penguatan kelompok tani, perluasan kawasan, pemanfaatan lahan potensial, serta sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, perguruan tinggi dan pemangku kepentingan lainnya (**) #Bawangputih #TapanuliUtara #UNITA #UniversitasSisingamangarajaXIITapanuli #WakilBupatiTapanuliUtara #DeniLumbantoruan #DinasPertanianTaput #KementerianPertanian #DitjenHortikultura #WakilGubernurSumut #rapatkoordinasi #kelompoktani #lahanpercontohan #hortikultura (8 days ago)
 
 
SIB news network Menteri Koperasi Resmikan Kebun Praktik Pertanian UNITA, Siapkan 10 Hektare untuk Bawang Putih Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono meresmikan Kebun Praktik Pertanian Terpadu (KPPT) Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) di Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (6/10/2026). Kawasan itu disiapkan sebagai tempat praktik dan pengembangan pertanian, termasuk budidaya bawang putih di lahan 10 hektare. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ferry, didampingi Ketua Umum Yayasan Pendidikan Sisingamangaraja XII Tapanuli Ir GM Chandra Panggabean, Rektor UNITA Dr Meslin Silalahi MPd, Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) St Edison Manurung SH MM, sejumlah kepala daerah kawasan Danau Toba, dan undangan lainnya. GM Chandra mengatakan, pengembangan KPPT merupakan bentuk kepedulian UNITA terhadap potensi pertanian di kawasan Tapanuli. Dari total 12 hektare lahan yang disiapkan, 10 hektare akan dimanfaatkan untuk tanaman keras, termasuk program bawang putih, sedangkan dua hektare lainnya untuk tanaman hortikultura. Menurut Chandra, budidaya bawang putih telah melalui tahap uji coba. UNITA, katanya, memiliki tenaga ahli yang berhasil membudidayakan bawang putih dengan ukuran umbi besar. “Setelah uji coba berhasil dan pembibitan dimulai, kita berharap program ini nantinya membawa manfaat bagi petani di kawasan Tapanuli,” ujarnya. Untuk mengatasi persoalan kesuburan tanah yang dihadapi sektor pertanian di Tapanuli, UNITA juga merencanakan pembangunan rumah kompos. Chandra menyerahkan proposal pembangunan fasilitas tersebut kepada Menteri Koperasi. Ferry menyatakan mendukung pengembangan KPPT, terutama budidaya bawang putih dan rencana pembangunan rumah kompos. “Saya akan membantu program pertanian penanaman bawang putih yang diprogramkan UNITA ini. Program dari Yayasan Pendidikan Sisingamangaraja XII Tapanuli sangat kita dukung,” kata Ferry. Ia berharap budidaya bawang putih di Tapanuli dapat membuktikan kemampuan daerah menghasilkan komoditas yang selama ini masih banyak dipenuhi melalui impor. “Kita harus buktikan, kita bisa menghasilkan bawang putih dan tidak perlu mengimpor bawang putih lagi. Dari Tapanuli untuk Indonesia,” ujarnya. Ferry juga menyatakan akan membantu pembangunan rumah kompos di UNITA. Menurutnya, perguruan tinggi dapat berperan sebagai pusat inovasi, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat, selain menjadi pusat pendidikan. Ia mengatakan pengembangan pertanian terpadu perlu didukung melalui kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, koperasi, dan masyarakat. Ferry berharap KPPT UNITA berkembang menjadi pusat produksi pertanian sekaligus tempat belajar bagi mahasiswa dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Ferry menyatakan siap menjadi Ketua Dewan Penyantun Yayasan Pendidikan Sisingamangaraja XII Tapanuli dan akan mengajak berbagai pihak mendukung pengembangan UNITA. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kuliah umum Menteri Koperasi bertema “From Campus to Future: Menyiapkan Generasi Profesional Menghadapi Transformasi Dunia Kerja”. Hadir Wakil Bupati Taput Dr Deni Lumbantoruan, Wakil Bupati Toba Drs Audi Murphy Sitorus, Sekjen DPP KMDT Prof Dr Iskandar Zulkarnaen MSi, Ketua DPW KMDT Sumut Prof Dr Binari Manurung, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat. (**) #kebunpraktikpertanianterpadu #unita #ferryjuliantono #bawangputih #rumahkompos #kmdt #pertaniantapanuli #tapanuliutara (10 days ago)
 
 
Friends
Channel Comments
PetrukEdan-v4b (1 month ago)
Inilah akibat preman dipelihaara dan dilindungi penguasa.
VictorHutapea-u5b (1 month ago)
Aparat negara SD kalah dgn preman,sungguh menyedihkan
tanamera8 (1 month ago)
Jangan biarkan Hercules dan gribnya mengganyang rakyat
Asyifaattahya (1 month ago)
Mana berani polisi klo menangani kaya gini klo rakyat bawah aja cepet di tindak
Inilah akibatnya bila negara memelihara preman
jolinnababan3219 (1 month ago)
Tegakkan keadilan jangan hanya rajam ke bawah dan tumpul ke atas.
vicobatjo2826 (1 month ago)
Selesaikan kasus ini... Anggota Ormas yg terlibat harus di hukum
SaitamaDot (1 month ago)
Gas yukk masyarakat Bersatu..
TempeMendoan-e4q (1 month ago)
Lagi dan lagi rakyat kecil jadi korban karna ulah manusia biadab
benysuheri7671 (1 month ago)
Usut tuntas ...negara jgn kalah dgn preman2 yg bikin onar.
desraify (1 month ago)
tegakkan keadilan
JimiArdian (1 month ago)
Rakyat hrs brsatu membasmi. koruptor preman preman dan ormas mnyusahkan rakyat..
muhammadyadi5091 (1 month ago)
rakyat berkali kali minta bubarkan preman berkedok ormas tolong bubarkan semua ormas pejabat jangan seperti orang yg buta tuli
syamgara (1 month ago)
BUBARKAN !!!
jihgo5437 (1 month ago)
Kayaknya rakyat yang harus turun tangan untuk bubarkan grib, kita ngak bisa andalkan polisi
nextlev.123 (1 month ago)
Grib Bukan mengamankan malah menyulut perpecahan jangan sampai rakyat semakin muak yg akhirnya menimbulkan ketidakstabilan keamanan
fahrezaalfariq2211 (1 month ago)
Polisi jng coba² melindungi preman berkedok ormas yg pro penguasa...
andipurwanto4 (1 month ago)
Bubarkan grib...
Miranda2084-s7j (1 month ago)
Tegakkan keadilan